Pages

Selasa, 13 Januari 2009

Dilarang Menggunakan Windows!!!


Cerita ini saya baca dari sebuah situs Indonesia, Kalo nggak salah sih Okezone.com. Begini nih ceritanya:

Sinta adalah seorang karyawan baru di sebuah perusahaan swasta ternama. Sebagai seorang karyawan baru, pastinya ia akan berusaha mematuhi segala macam peraturan yang ada.

Suatu ketika Sinta bingung ketika disuruh oleh bossnya untuk membuka Microsoft Excel.
Sudah satu jam berlangsung sejak ia diperintahkan oleh sang bos untuk membuka aplikasi di dalam Microsoft Windows tersebut.


Karena ia semakin bingung, akhirnya dia pun mengambil jalan tengah dengan membuka DOS. Melihat hal ini, sang bos lantas memarahi Sinta,

"Hey! Saya minta kamu buka Excel kenapa malah buka DOS...??" teriak sang boss.

Sinta pun menjawab "Begini bos, saya nggak mau ngelanggar peraturan.." jawabnya.
Si Boss kebingungan, dan bertanya, "Peraturan apa?"

Sambil menunjuk tulisan di dinding, Sinta membacanya. "This room is equipped with air conditioner, please do not open windows... Nah, Windows aja nggak boleh apalagi Excel!"

Rabu, 07 Januari 2009

Pengalaman Mencicipi Pro Evolution Soccer 2009


Dua hari lalu saya mendapat kiriman DVD Pro Evolution Soccer 2009 dari teman di Surabaya. Game ini sudah saya idam-idamkan dari sejak berita peluncurannya bulan lalu. Game dengan genre sport yang selalu dinanti penggemarnya.
Kemarin, game ini langsung saya install di komputer. Game ini berukuran lumayan besar, 6 GB dan requirementnya pun gak tanggung-tanggung. Spesifikasi yang diperlukan untuk menjalankannya secara optimal adalah:
Minimum system requirements:
- Windows XP SP2, Vista
- Intel Pentium 4 1.4 GHz
- 1 GB RAM
- 6 GB an empty seat on a disk
- GeForce FX or Radeon 9700th Pixel / Vertex Shader 2.0 and 128 MB VRAM.
- 800 x 600 expansion of the display

Recommended system requirements:
- Windows XP SP2, Vista
- Intel Pentium 4 3.0 GHz
- 2 GB RAM
- 8 GB hard disk
- GeForce 6800 GT / GS, Radeon X1600 or higher. Pixel / Vertex Shader 3.0 and 256 MB VRAM
- 1,280 x 720 expansion of the display


Setelah instalasi saya langsung mencobanya. Saya menggunakan setting tertinggi untuk mendapatkan kualitas tampilan yang maksimum. Hasilnya, kualitas tampilan benar-benar mengagumkan wow....
Dari segi AI, game ini memiliki kualitas yang lebih baik dari seri PES 2008. Kemampuan pemain-pemain tertentu sangat terlihat, seperti Beckham, Messi, Fabregas sangat mirip aslinya. Dribling dapat dilakukan dengan sangat baik, dan bola lambung terasa sangat realistik.
Anda tidak dapat mengandalkan satu individu saja dalam game ini, anda benar-benar harus bekerja sama dengan pemain lain. Ini terjadi karena adanya peningkatan kualitas AI dibandingkan versi sebelumnya. Jadi anda tidak bisa mendribling bola dari tengah lapangan sendirian dan memasuki kotak penalti lalu melakukan shooting.
Lingkungan permainan terasa tidak terlalu berbeda dengan dengan PES 2008. Tetapi ada perbaikan pada suara penonton dan efek kondisi lapangan. Saat hujan, suara hujan dan efek petir terdengar sayup-sayup (sangat realistis)
Dalam game ini kita akan menemukan beberapa mode baru, seperti membuat klub anda menjadi juara liga Champion Eropa, atau mengontrol 1 orang pemain sehingga menjadi pemain legenda. wah pokoknya semakin menantang.
Sampai saat ini saya baru bisa memainkan sampai pada level Profesional, saya belum mencoba untuk level Top Player. sepertinya akan sangat susah. Karena untuk menang 1-0 di level ini saja saya sudah bersusah payah.
Gimana, ingin mencoba?

Senin, 05 Januari 2009

Merawat batere notebook, menyelamatkan dunia


Apakah anda sudah menyaksikan The Unconvinient Truth dan The day After Tommorow? Ya seperti itulah gambaran kerusakan yang terjadi akibat rusaknya lingkungan kita. Mulai dari perubahan iklim yang ekstrim sampai banjir dan topan yang susah untuk diprediksi.
Salah satu hal yang memberikan kontribusi terhadap kerusakan alam kita adalah penggunaan bahan bakar dan juga penggunaan bahan kimia berbahaya yang selain membahayakan manusia, juga membahayakan lingkungan. Batere notebook adalah salah satu komponen dalam notebook yang mengandung bahan berbahaya. Proses daur ulang yang tidak benar akan menyebabkan lingkungan tercemar zat-zat yang terkandung dalam batere.

Perlu dicatat bahwa sebagian besar batere notebook diproduksi di Taiwan dan China, akan tetapi bahan-bahannya didatangkan dari belahan dunia yang lain. Ini berarti bahwa dalam proses pra produksi pun batere ini telah memberi kontribusi pada pencemaran lingkungan.
Nah sekarang kita ke inti permasalahan: Perawatan Batere Notebook
Agar batere dapat digunakan dalam waktu lama, maka usahakan saat menggunakan notebook, gunakan batere sampai benar-benar habis. Setelah itu charge batere sampai penuh. Cabut charger saat batere sudah penuh. Jangan pernah membiarkan charger tetap terpasang saat batere sudah penuh, karena hal tersebut akan mengurangi masa pakai batere.Jika anda ingin bekerja dalam selang waktu yang lama, sebaiknya cabut batere dan gunakan power dari colokan listrik saja.
Dengan bertambah panjangnya masa pakai batere, kita telah berpartisipasi menyelamatkan lingkungan.
Pemilihan notebook juga akan membantu program penyelamatan lingkungan, pilihlah notebook sesuai dengan keperluan. Jika kita menggunakan notebook hanya untuk office, lebih baik membeli notebook yang hemat daya seperti notebook yang menggunakan processor Intel Atom ataupun celeron yang nota bene lebih hemat daya dari Pentium Dual Core atau Core 2Duo maupun AMD Athlon X2. Semakin hemat daya notebook tersebut, semakin sedikit bahan bakar yang digunakan untuk membangkitkan listrik tersebut

Senin, 29 Desember 2008

Menunggu kehadiran Core i7 di Indonesia



Bagi anda yang saat ini menggunakan processor Intel Core2Duo atau Intel Core2Quad bersiap-siaplah dengan kedatangan processor terbaru dari Intel, Intel Core i7, dan anda akan menganggap komputer anda ketinggalan zaman.
Ya, Intel Core i7 adalah processor generasi terbaru dari Intel. Codename dari processor ini adalah nehalem (nama sebuah sungai di Amerika). Apa yang membuat processor ini begitu spesial?

Yang pertama adalah processor ini tidak lagi menggunakan soket LGA 775, Intel Core i7 sekarang akan menggunakan soket LGA 1366. Sehingga, bila anda ingin mengupgrade processor anda ke Core i7, berarti anda juga harus membeli sebuah mainboard baru.
Kedua, untuk menggunakan processor ini, maka anda harus menggunakan DDR3. Karena processor ini tidak mendukung penggunaan DDR2. Processor ini mendukung Triple chanel DDR3.
Ketiga, tidak ada lagi FSB. Tugas FSB (Front Side Bus) sebagai kecepatan jalur transportasi data antara chipset, processor dan memmory digantikan oleh QPI (Quick Path Interconnect). QPI adalah kecepatan jalur komunikasi data antara processor dan chipset. Perlu diketahui, bahwa pada core i7 manajemen memmory tidak lagi dilakukan oleh northbridge, karena dalam Core i7 telah diintegrasikan memmory controler. Banyak ahli yang mengatakan bahwa desain ini meniru desain AMD pada processor Athlonnya. Sebagai akibatnya, pada motherboard yang mendukung Core i7 tidak akan ada lagi Northbridge.
Keempat, semua core dan controler memmory diletakkan dalam satu die. Pada processor sebelumnya (Core 2 Quad), core diletakkan dalam 2 buah die, dalam 1 die ada 2 core. Ini juga meniru desain dari AMD Phenom
Kelima, kalau sebelumnya kita hanya mengenal L1 dan L2 cache, di Core i7 kita akan mengenal L3 cache selain L1 dan L2. Besar masing-masing adalah 32 kB L1 cache untuk masing-masing core, 256 kB L2 cache untuk masing masing core dan 8 MB L3 cache yang digunakan secara bersama oleh seluruh core.
Keenam, teknologi Hyperthreading yang dulu digunakan pada Pentium 4 dan hilang pada generasi selanjutnya, digunakan lagi pada Core i7. Setiap core akan menerapkan hyperthreading teknologi ini. sehingga akan ada 8 thread saat processor ini bekerja.
Smapai saat ini baru ada 3 perusahaan yang telah mengeluarkan motherboard untuk Core i7. Mereka adalah MSI, ASUS dan Gigabyte. Semua motherboard tersebut dipersenjatai dengan Chipset Intel X58. Dan harganya? Ya, mungkin hanya cocok bagi para penggila kecepatan di PC.
Sampai saat ini mungkin Core i7 masih sangat mahal bagi kita. Tetapi seiring berjalannya waktu, teknologi ini pasti dapat kita nikmati. Tapi kapan?

Sabtu, 27 Desember 2008

Membuka Program tanpa Splash Screen


Saat anda membuka sebuah program, biasanya program tersebut akan menampilkan splash screen seperti pada gambar di atas. Jika anda tidak menyukai hal ini, anda dapat menghilangkannya.


Cara menghilangkan tampilan splash screen setiap anda membuka sebuah program adalah dengan memanfaatkan tombol "shift" pada keyboard anda.
Sebelum anda membuka sebuah program, tekanlah tombol shift terlebih dahulu. Setelah itu baru klik icon programnya dengan tetap menekan tombol shift. Hasilnya, anda tidak akan disuguhi splash screen lagi dan program bersangkutan akan tampil lebih cepat. Selamat mencoba